KORBAN
Yusman terbaring kritis akibat ditusuk pisau tetangganya sendiri. FOTO: Widi Aryadi/Borneo Metro
Tetangga Kritis Ditikam
Widi A/A Mundzirin
Borneo Metro, Pontianak
Memberikan jalan kepada pihak PDAM yang hendak membawa mesin genset ke daerah proyek di belakang rumahnya, Yusman (40) warga Dusun Pematang Rambai Desa Kuala Mandor ditikam tetangganya sendiri, MS beserta dua saudaranya.
Kejadian berdarah tersebut berlangsung di belakang rumah Yusman, Kamis (19/2) sekitar pukul 17.30 WIB. Warga bersama keluarga melarikan korban yang menderita luka tusuk di perut kiri hingga menyentuh ginjal dan luka robek di tangan kiri, ke RSUD Dr Soedarso setelah Magrib. Yusman yang sempat koma, ini harus menjalani operasi malam itu juga.
Istri korban Samadeh (30) menceritakan awal mula kejadian tersebut, Kamis (18/2) sekitar pukul 16.00, Yusman berusaha memberi jalan bagi pekerja proyek PDAM yang sedang membawa mesin genset melewati jalan yang baru selesai dibangun di belakang rumahnya.
Tiba-tiba datanglah tetangganya, To melarang pekerja tersebut untuk melewati jalan yang baru selesai dibangun itu.
Yusman yang kebetulan berada di luar rumah langsung mengatakan kepada pekerja tersebut untuk terus saja melewati jalan tersebut karena jalan umum. “Yusman saat itu sedang berada dil uar rumah dan lewatlah pekerja PDAM membawa mesin genset menggunakan mobil. Tak berapa lama To mendekati pekerja tersebut dan melarangnya lewat. Yusman menyuruh pekerja tersebut untuk melewati jalan tersebut,” ungkap Samadeh.
Setelah berbicara panjang lebar dan terjadi percekcokan antara Yusman dan To, datanglah adik istri korban Sutari beserta tokoh masyarakat melerai keduanya.
Usai terjadi percekcokkan, keduanya pulang ke rumah masing-masing. Yusman langsung masuk ke rumah dan melaksanakan salat ashar sekitar pukul 16.30. Ia kemudian keluar pukul 17.00 untuk membersihkan halaman rumahnya di bagian belakang.
Saat itulah, To datang bersama MS dan YS. Tanpa banyak bicara To memukul Yusman bersama MS dan sempat terjadi perlawanan. MS saat kejadian sudah membawa pisau dapur dari rumahnya langsung menghunuskan ke perut kanan korban.
Saat MS hendak menghunuskan kembali pisaunya, korban sempat menangkis dengan tangan kirinya sehinga luka robek.
“Saat terjadi perkelahian antara keduanya, MS sudah bawa pisau dari rumah langsung menghunuskan pisaunya ke perut korban hingga korban mengalami luka tusuka yang cukup dalam diperutnya,” ungkap Samadeh
Setelah terjadi perkelahian korban pun langsung melarikan diri ke sawah di belakang rumahnya sekitar 100 meter dari rumah korban. Ketiga tersangka tetap mengikuti korban untuk berusaha menghajarnya kembali. Kebetulan ada warga yang melihat kejadian tersebut dan berusaha menolong korban dari amukan ketiganya.
Korban langsung dibawa pulang kerumahnya oleh warga tersebut sementara ketiga pelaku pulang ke rumahnya. Korban pun langsung di bawa ke RSUD Dr Soedarso oleh keluarganya untuk mendapatkan perawatan akibat luka tusukan yang dialaminya.
Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka tusukan yang cukup dalam dan luka robek di telapak tangan kiri karena menangkis hunusan pisau YS.
Korban pun masih kritis dan masih mendapatakan perawatan yang lebih intensif dan korban pun rawat di Ruang ICU RSUD Dr Soedarso untuk mendapatkan perawatan intensif.
Kapolsek Kuala Mandor AKP Tedjo Sasono saat mendapatkan laporan langsung turun bersama anggotanya ke ketempat kejadian perkara dan kemudian mengamankan To dan saksi – saksi yang mengetahui kejadian tersebut. Semantara Yusman langsung dilarikan ke Rumah Sakit Dokter Soedarso untuk mendapatkan perawatan.
To langsung digiring ke Mapoltabes Pontianak untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dan menjalani pemeriksaan atas penusukan yang dilakukannya terhadap Yusman. Sementara kasus penusukan ini tetap ditangani penyidik Polsek Kuala Mandor sedangkan penahannya dititipkan di Poltabes Pontianak.
Kapoltabes Pontianak Kombes Moh Asep Syahrudin ketika ditemui diruang kerjanya membenarkan kalau Polsek Kuala Mandor telah menitipkan tahanan tersangka kasus penusukan A, dan tersangka harus mempertanggung jawabkan atas segala perbuatannya yang sekarang sedang menjalani pemeriksaan secara insentif.
Senin, 19 April 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar