Bhayangkari A Juara JF 8
Oleh: Ubay KPI
Akhirnya tercapai juga target tim futsal Bhayangkari. Tim asal Kabupaten Kubu Raya ini, pada turnamen Justitia Futsal 8 tahun 2010 yang diadakan oleh BEM Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura Pontianak berhasil menjadi juara.
Pada pada babak final yang diselenggarakan di Gor Pangsuma Pontianak Bhayangkari A mengalahkan rival beratnya SMAN 8 Pontianak dengan skor 4-1.
Sepanjang pertandingan Bhayangkari yang tampil dengan pemain inti sejak awal pertandingan bermain begitu bagus dan menguasai jalannya pertandingan, namun pemain SMAN 8 Pontianak tidak mau menyerah dan terus berusaha menyerang ke pertahanan Bhayangkari A.
Pada menit pertama Iwan pemain Bhayangkari yang juga merupakan pemain klub Kabupaten Kubu Raya sudah menggedor gawang SMAN 8 yang dijaga oleh Alfi. Sampai pada menit ke-10 Bhayangkari terus mendikte pemain SMAN 8 namun belum mendapatkan gol. Baru pada menit ke-12 Bhayangkari unggul 1-0 lewat gol yang diciptakan oleh Ade memanfaatkan bola mantul dari Goki pemain belakang SMAN 8.
Sepanjang babak pertama banyak sekali peluang yang diperoleh oleh Bhayangkari A namun serangan dan tendangan pemain Bhayangkari sering kali dipatahkan oleh Alfi.
SMAN 8 nyaris menyamakan kedudukan pada menit 14 andai saja tendangan bebas Nugroho tidak membentur mistar gawang Bhayangkari. Peluang SMAN 8 seringkali kurang sempurna dan bahkan dapat dikuasai oleh Mifta, penjaga gawang Bhayangkari A. Pada menit 22 kembali Nugroho memaksa Alfi mengambil bola dari gawangnya sendiri lewat kerja sama yang baik dengan Pompy, gol Nugroho menggandakan keunggulan Bhayangkari menjadi 2-0.
Oka pemain andalan SMAN 8 sering kali tidak berkutik selama babak pertama karena selalu ditempel ketat oleh pemain belakang Bhayangkari. Sehingga Oka ruang geraknya terbatas dan tak mampu bermain maksimal.
Sepanjang babak pertama Alfi penjaga gawang SMAN 8 sering kali terjungkal untuk menyelamatkan serangan-serangan pemain Bhayangkari.
Pada babak pertama menit ke-21 Pompy dihadiahi kartu kuning oleh Hamzah wasit pertama yang memimpin pertandingan final karena Pompy menendang bola yang sudah out keluar lapangan lebih jauh sampai keluar dari pagar lapangan Gor Pangsuma.
Memasuki paruh kedua, SMAN 8 bermain lebih menyerang, pada menit sembilan Oka mencetak gol setelah menyambut umpan dari Syahril melalui tendangan pojok, namun gol Oka dianulir wasit karena saat Syahril melakukan tendangan pojok bola masuk dalam garis lapangan.
Unggul 2-0 Bhayangkari masih merasa belum aman dan terus melakukan serangan, pada menit 11 Iwan menyambut umpan Pompy dan menyelesaikan dengan sempurna ke gawang Alfi sehingga Bhayangkari menambah angka menjadi 3-0. Kemudian Pompy menumbang satu gol di menit 14 sehingga Bhayangkari unggul 4-0 dan sekaligus gol Pompy menjadikan perolehan golnya sama dengan gol yang diciptakan oleh Oka selama turnamen ini.
SMAN 8 baru dapat mengecilkan ketinggalan pada menit ke-19 lewat gol tidak sengaja Bramono, gol balasan itu tercipta saat Mifta menendang bola lepas dari kemelut depan gawang Bhayangkari dan bola membentur kepala Bramono sehingga bola itu masuk ke gawang Mifta. Skor 4-1 berakhir hingga babak kedua usai.
Bhayangkari A menjadi juara dan SMAN 8 Pontianak harus puas menempati posisi juara 2. sedangkan juara tiga di tempati oleh Bhayangkari B yang mengalahkan SMA Muhammadiyah A dalam perebutan juara tiga. Skor selama pertandingan 2:2, sehingga kemenangan harus ditentukan melalui adu pinalti. Dalam adu pinalti, Bhayangkari B menang 9:8.
Sabtu, 17 April 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar