Imbang, Pelatih SMK Mandiri Kecewa
Oleh: Ubay KPI
Pelatih SMK Mandiri mengaku kecewa dengan keputusan wasit yang memvonis pinalti bagi SMK Mandiri saat melawan SMAN 2 Pontianak. Pinalti ini membuat SMK Mandiri hanya mampu bermain imbang 2-2 dan meraih 1 angka. Raihan angka 1 membuat posisi SMK Mandiri dalam group D cukup kritis. SMK Mandiri menempati posisi ke-3 dalam group D dengan nilai 2 hasil dua kali main. Sedangkan beberapa tim di bawah SMK Mandiri dalam group ini baru melakoni 1 kali laga, dan berpeluang menyalib posisi atas klasmen.
Gito Pelatih SMK Mandiri menyakini bola hansball itu ketika sudah berada di luar lapangan. Menurutnya Ali, wasit kedua sudah menunjuk bola itu mati ketika itu. Tetapi Alfiansyah wasit pertama menyatakan bola itu masih ada dalam lapangan sehingga ia menujuk titik putih.
“Antara wasit satu dengan wasit dua tadi tidak padu, wasit kedua tadi sudah menyatakan bola itu sudah di luar lapangan dan menyatakan bola mati, tapi wasit pertama menyatakan bola hansbal karena bola masih dalam lapangan dan menunjuk pinalti, padahal wasit kedua lebih dekat dengan bola,” katanya dengan nada kecewa.
Saat dikonfirmasi masalah ini kepada wasit yang memimpin pertandingan, Alfiansyah dan Ali keduanya sama-sama menyatakan komentar yang sama yakni bola itu hansball karena bola masih berada dalam lapangan atau belum out.
“Bola menyentuh tangan Rahmad ketika bola masih berada dalam lapangan, baru ketika bola disliding Rahmad lalu bola itu ikut keluar, jadi jelas hansball,” kata Alfiansayah wasit pertama saat ditemui di ruang wasit.
Begitu pula dengan apa yang dikatakan oleh Ali wasit kedua. “Saya juga menunjuk titik pinalti, mungkin pelatih SMK Mandiri mengira saya menunjuk bola out, dan keputusan ini dikuatkan oleh wasit pertama yang juga menyatakan bola itu hansball,” katanya.
Soal keadilan selama memimpin pertandingan, Ali menambahkan, “Saya menyamakan semua pemain, tidak ada yang kami bela. Kalau saya memang mau memihak sebelah, tentu kejadian tadi saya vonis out karena M. Reza penjaga gawang SMK Mandiri adalah keponakan saya sendiri”.
Sebelum penunjukkan pinalti itu, skor 2-1 untuk keunggulan SMK Mandiri. Setelah pinalti, kemudian SMAN 2 Pontianak mampu menyamakan kedudukan 2-2. Bola dari titik putih itu dieksekusi oleh R Sony berhasil ditahan penjaga gawang SMK Mandiri, kemudian bola muntah itu diselesaikan oleh Feri Firmansyah penyerang SMAN 2, dan gol.
Dengan hasil ini, SMK Mandiri bercokol di posisi ke-3 klasemen sementara dengan poin 2 disusul SMAN 2 Pontianak posisi 4 dengan 1 poin, dan di posisi ke-5 SMAN 1 Ngabang. Namun SMAN 1 Ngabang masih melakoni satu pertandingan sedangkan SMK Mandiri, dan SMAN 2 sudah melakoni 2 pertandingan.
Di posisi 1 dan 2 dihuni oleh SMK PGRI dengan 4 poin 2 kali pertandingan dan SMA Bhayangkari B dengan 3 poin satu kali pertandingan.
Sabtu, 10 April 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar