Agus Budi, Pelatih Muhammadiyah
Kecewa Bermain Imbang
Ubay KPI
Hasil imbang yang diperoleh Muhammadiyah A pada pertandingan kedua saat menghadapi SMA Santun Untan sangat mengecewakan Agus Budi pelatih SMA Muhammadiyah. Karena seharusnya pertandingan itu berakhir dengan kemenangan. Sebab lawannya SMA Santun Untan di atas kertas jauh di bawah SMA Muhammadiyah A.
Permainan cepat dan taktis yang merupakan tipikal khas yang biasanya ditunjukkan pemain Muhammadiyah tidak tampak saat menghadapi Santun Untan. Sehingga Agus Budi mengatakan bahwa gaya permainan saat pertandingan kemarin sangat tidak khas dengan permainan Muhammadiyah.
“Permainan yang ditunjukkan pemain sangat tidak khas sekali dengan kebiasaan Muhammadiyah, mereka bermain dengan tempo lambat sehingga seringkali pertahanan sering keteteran dengan oleh serangan Santun Untan,” katanya usai pertandingan.
Kegagalan Muhammadiyah A kemarin disebabkan oleh kurang konsentrasi pemain dan seolah-olah meremehkan pemain Santun Untan, meskipuh menurut pelatihnya hal itu adalah untuk menjajaki dan mempelajari kekuatan lawan, namun pemain sangat lambat dalam memahami permainan lawan sehingga seringkali pertahanan Muhammadiyah terancam.
Agus Budi meski bekerja keras untuk membangkitkan konsentrasi pemain saat bertanding pada pertandingan selanjutnya, karena sesuai target Muhamamdiyah ialah masuk final. Dengan hasil imbang Agus Budi bersyukur masih dapat satu angka dari pada kalah dan tidak dapat menambah poin.
“Untuk pertandingan selanjutnya anak-anak harus lebih konsentrasi lagi, hasil imbang ini cukup mengecewakan tetapi masih lebih baik daripada kalah,” tambahnya.
Ia menambahkan, “Meski hasil kemarin cukup mengecewakan, tapi sebagai pelatih saya menghargai usaha anak-anak dan mungkin itulah nasib”.
Sabtu, 10 April 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar