Senin, 19 April 2010

Kejutan Pendatang Baru

Kejutan Pendatang Baru
Oleh: Ubay KPI

Kiprah tim STIE Indonesia putra di turnamen Invitasi Bola Volly Pelajar dan Mahasiswa XI Fakultas Teknik Untan cukup mengejutkan. Pada babak penyisihan dari 4 kali pertandingan, tim ini mampu menang 3 kali. Salah satu tim yang dikalahkannya adalah tim bola volly STKIP A yang merupakan runner up IBV PM X tahun lalu. Dua kemenangan lainnya didapat saat menjamu Fakultas Pertanian dan FKIP Untan A. Sedangkan satu kali kekalahan STIE Indonesia diterima saat berhadapan dengan tim asal Kabupaten Sintang yakni UNKAS Sintang.
Sebagai tim anyar di event IBV PM, STIE Indonesia menjadi tim yang diperhitungkan. Kapten STIE Indonesia tidak menyangka akan menang saat berhadapan dengan tim runner up itu dan mampu mempecundanginya. Dengan kemenangannya saat bertemu STKIP A,. STIE Indonesia semakin optimis timnya mampu lolos dari babak penyisihan group.
“Kami akan berusaha untuk masuk final terlebih dahulu, bila itu sudah tercapai, untuk ke finalnya yang penting kawan-kawan bermain bagus saja,” ungkap Bambang kapten STIE Indonesia.
Selain STKIP A yang menjadi lawan berat bagi STIE Indonesia, masih ada lagi lawan berat seperti STIEP Pontianak, STKIP B dan UNKAS Sintang. Ketiga tim tersebut tim-tim yang difavoritkan juara.
Pada pertandingan terakhir STIE Indonesia berhadapan dengan Fakultas Pertanian yang dilaksanakan kemarin di Gor Pangsuma Pontianak. Pertandingan itu dimenangkan oleh STIE Indonesia dengan skor 3-1. Dari 4 set yang dilakoninya, STIE Indonesia kalah pada set pertama dengan skor 19-25. Kemudian pada set kedua STIE Indonesia membalas kekalahannya dengan skor 25-21. Dan kemenangan STIE Indonesia berlanjut pada set ketiga dan keempat dengan skor 25-21 dan 25-21 sehingga skor akhir 3-1 untuk keunggulan STIE Indonesia.
Dikatakan oleh Bambang, kunci keberhasilan STIE Indonesia pada pertandingan kemarin saat mengalahkan Fakultas Pertanian adalah kekompakan tim dan tidak segan untuk melakukan blok. Karena kalau cuma memanfaatkan pemain yang berkualitas tinggi saja, jelas permainan akan kurang efektif dan menguras tenaga.
STIE Indonesia pada turnamen pertamanya tahun ini diperkuat oleh Bambang, Heru, Herly, Indra, Ikbal, Darma, Victor dan Agung. Dari sederet pemain STIE Indonesia, ada yang pernah bermain di klub namun sekarang sudah tidak aktif lagi. Saat ditanya tentang klub itu, Bambang dan kawannya tak mau menyebutkan nama klub itu, “Nama klubnya tidak usah kami sebutkan, yang jelas ada dari kami yang memang pernah bermain di klub,” kata kawan Bambang.
Pada pertandingan kemarin, pemain STIE Indonesia sempat kecewa karena ada salah satu pemain Fakultas Pertanian keluar lapangan saat pertandingan masih belum selesai. Tidak tahu pasti siapa pemain itu karena saat pertandingan usai pemain itu sudah tidak ada lagi di Gor. Saat wartawan melakukan pengecekan ke panitia dengan melihat berkas tim Fakultas Pertanian pemain tersebut tidak bisa dipastikan karena official tim Fakultas Pertanian tidak mencantumkan nomor punggung pemain. Pemain tersebut keluar dari lapangan tanpa memberi tahu pimpinan pertandingan terlebih dahulu. Dia langsung saja keluar dari lapangan dan membuka baju timnya dengan raut wajah yang kecewa usai melakukan servis meloncat dan gagal pada set ke-4.
Selain itu, ada kejadian yang memukau penonton yakni saat Ikbal pemain STIE Indonesia melakukan smash keras dan mengena muka pemain Fakultas Pertanian. Hal seperti ini terjadi sampai dua kali pada pertandingan tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar