Juara Bertahan Tampil Gemilang
STIE Pontianak Vs MIPA Untan
Set I 25-10
Set II 25-15
Set III 25-15
Oleh: Ubay KPI
Tim bola volly Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pontianak sang juara Invitasi Bola Volly Pelajar dan Mahasiswa X (IBV PM) tingkat mahasiswa tampil gemilang saat bertanding pada babak penyisihan IBV PM XI menghadapi Fakultas MIPA Untan Rabu (17/2) kemarin di Gor Pangsuma Pontianak.
Tim STIE Pontianak menampilkan permainan mental juaranya sehingga mampu mengalahkan Fakultas MIPA Untan dengan 3 set langsung dengan skor 25-10, 25-15 dan 25-15.
Dalam tim volly STIE Pontianak kemarin, pemainnya masih sama dengan pemain yang mengantarkan tim ini menjadi juara; seperti Rio, Agus, Si Is, Wai Jery, Ye’ dan Nginkan. Meski tampil dengan kekuatan penuh dan tak ada peremajaan pemain.
Rio kapten tim STIE Pontianak saat dikonfirmasi usai pertandingan kemarin setelah mengalahkan Fakultas MIPA Untan mengatakan bahwa STIE Pontianak pada turnamen kali tidak menargetkan juara, Rio hanya menargetkan masuk semifinal terlebih dahulu dan selanjutnya kembali kepada pemain.
“Kami tidak menargetkan juara, karena kualitas dan materi pemain dan tim lain sudah banyak yang bagus dan ada peningkatan, juga ada tim lain yang sudah diperkuat oleh pemain Pengda yang pernah mewakili Kalbar di tingkat nasional,” ungkapnya.
Saat ditanya siapa pemain Kalbar yang ikut memperkuat tim dan bermain di IBV PM tahun, ia tidak menyebutkan namanya dan tim mana. “Nama dan timnya tidak usah kami sebut aja, pokoknya ada,” ungkapnya.
Dimintai komentarnya dengan hasil pertandingan mengalahkan Fakultas MIPA Untan, Rio menjelaskan bahwa kualitas pemain Fakultas MIPA sebenarnya sudah bagus, hanya saja mungkin Fakultas MIPA masih perlu mempertajam serangan dan pertahanannya. “Sekuat apapun kemampuan kita, kita tidak boleh menganggap remeh lawan karena bisa saja dengan menganggap remeh kita bermain tidak tenang dan tidak bermain maksimal. Soalnya bola tetap bulat,” jelasnya.
Ia juga melihat, STIE Pontianak mampu unggul pada pertandingan karena ia lebih kompak sedangkan dalam tubuh Fakultas MIPA ia melihat kekompakan tim sangat minim dan sering kali kurang komunikasi antar pemain sehingga sering melakukan kesalahan sendiri dan gagal dalam mengantisipasi peluang.
Pada pertandingan kemarin, sejak set pertama STIE Pontianak bermain sangat bagus dengan serangan spike yang kuat, pukulan spike STIE Pontianak jarang sekali dapat dikembalikan oleh pemain Fakultas MIPA, bahkan bila dilihat dari perolehan angka, Fakultas MIPA Mendapatkan poin kadang karena kesalahan pemain STIE dan smash yang gagal. Jarang sekali pemain Fakultas MIPA mendapatkan poin karena dari spike dan blok.
Sepanjang 3 set, STIE Pontianak berhasil menang dengan mudah. Sehingga pada set pertama STIE mampu unggul dengan skor 25-10 dan pada set kedua perolehan Fakultas MIPA lebih banyak dari set pertama dengan skor 25-15. Begitu pula dengan set ketiga, STIE menang dengan skor 25-15, namun pada akhir set ketiga STIE menurunkan pemain cadangan yang justru membuang angka.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar