Minggu, 04 April 2010

Putra Putri Immanuel 1 Sandingkan Juara 3

Putra Putri Immanuel 1 Sandingkan Juara 3
Oleh: Ubay KPI

Pasukan putra putri yang dipimpin oleh Andre Lim yakni tim basket SMK Immanuel 1 berhasil menyandingkan juara ke-3 pada LBP 2010.
Putra putri Immanuel 1 sama-sama mendapat juara tiga setelah difinal putra mengalahkan SMA Santo Paulus dan putri mengalahkan saudaranya sendiri SMK Immanuel 2.
Hasil ini cukup memuaskan bagi para pemain dan pelatih karena hasil ini menurutnya sudah cukup untuk bertanding di DBL Februari mendatang. LBP menurut pelatih Immanuel 1 Andre Lim merupakan try out bagi anak-anak untuk ikut di DBL mendatang dan seluruh pemain Immanuel yang berlaga di LBP hanya 2 orang yang tak dapat bermain di DBL karena mereka berdua tidak memenuhi syarat, ada yang pernah tidak naik kelas dan ada yang lebih usianya.
“kami tidak terlalu fokus di LBP, tujuan kami adalah DBL dan LBP ini sebagai try out anak-anak, dengan hasil ini kami sudah cukup puas,” katanya.
Ia menambahkan, “90 % pemain Immanuel 1 dapat bermain di DBL dan hanya dua orang saja yang tak memenuhi syarat karena ada salah satu pemain yang pernah tidak naik kelas dan usianya lebih.”
Pada pertandingan final kemarin meski Immanuel mampu menyabet juara 3 namun permainan Immanuel tak sebagus pada pertandingan semifinal dan babak sebelum setelah. Saat hal ini ditanyakan kepada pelatih dan pemain Immanuel mereka mengatakan bahwa mereka kurang istirahat dan cukup capek karena waktu pertandingan dengan jam tanding tidak terlalu lama.
“Setiap pemain itu perlu istirahat yang cukup sebelum bertanding, sedangkan pemain Immanuel, habis pulang sekolah sangat sedikit waktu istirhatnya dan yang jelas saat bermain sangat capek,” kata Andre Lim saat ditemui usai pertandingan.
Begitu pula yang disampaikan oleh Juniardi dan Erdianto pemain Immanuel 1 bahwa kurangnya waktu istirahat sangat mempengaruhi permainannya, mereka mengharapkan supaya sekolah dapat mengerti tentang waktu istirahat khususnya bagi pemain karena bagaimanapun perjuangan mereka juga untuk nama sekolah.
Juniardi mengatakan, ”mungkin guru-guru masih belum percaya dengan kami para pemain, selang waktu dari pulang sekolah menjelang bermain hanya dua jam, sangat tidak cukup untuk istirahat, mana untuk mandi, makan dan persiapkan lainnya, saya sangat berterima kasih kepada kawan-kawan yang telah memberi support kepada kami sehingga kami masih bisa memberikan meski juara 3,” katanya usai pertandingan kemarin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar