PU Masih Energik
Oleh: Ubay KPI
Meski pemainnya sudah banyak yang berkepala tiga, pemain PU tampil energik dengan penuh semangat dan menunjukkan mental juaranya saat melakukan pertandingan kedua melawan Dinkes Provinsi kemarin (09/2) pada lanjutan turnamen futsal HUT Pemda ke-53.
Meski kalah usia dibanding pemain Dinkes Provinsi yang rata-rata masih berkepala dua, namun secara fisik dan stamina pemain PU terlihat setara. Terbukti pemain PU lebih cepat dalam bergerak bahkan berani bermain cepat dari kaki ke kaki. Tim yang dipimpin oleh Adi Thamrin merupakan mantan pemain belakang Persipon sekaligus pelatih klub Jumbo ini sejak awal permainan langsung menyerang pertahanan Dinkes. Hampir saja pada menit ke-2 tendangan keras Adi Thamrin membobol jaring gawang Dinkes yang dijaga oleh Mulyadi, namun sayang tendangan Adi T masih membentur tiang gawang Mulyadi dan tak terjadi gol.
Pengalaman dan stamina yang seimbang menjadi modal bagi PU untuk terus menyerang dengan menggunakan sistem 1-1-3. Sehingga pada babak petama PU berhasil unggul 1-0 lewat gol tunggal yang diciptakan oleh Darmawan pada menit ke-5. Selama babak pertama, kedua tim saling melakukan serangan, baik PU atau Dinkes, namun sering pula bola-bola serangan dapat dikuasai oleh masing-masing kedua penjaga gawang kedua tim.
Saat babak kedua akan dimulai terjadi pemerotesan dari kubu tim PU. Karena ada pemain dari Dinkes menurutnya tidak terbukti sebagai pegawai dan atau karyawan honor. Ia meminta kepada yang bersangkutan untuk tidak bermain karena tidak memenuhi syarat. Keadaan itu langsung ditindaklanjuti oleh panitia. Protes berhasil. Pertandingan babak kedua dimulai.
Sepanjang babak kedua, Dinkes tak mampu mencetak gol meski sering kali melesakkan tendangan ke arah gawang M. Ikhsan, yang mengganti Agus. Ikhsan adalah juga kiper Persipon. Sebaliknya, PU mampu menambah satu gol sehingga skor menjadi 2-0. Gol PU di babak kedua diciptakan oleh Samuri pada menit ke-5. Skor 2-0 tetap hingga peluit panjang babak kedua dibunyikan.
Kamis, 15 April 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar