STMIK Menang Susah Payah
Oleh: Ubay KPI
Tim bola volly STMIK Pontianak putra menang dengan susah payah saat melakukan pertandingan terakhir babak penyisihan group turnamen IBV PM XI menghadapi tim volly Akper Ketapang Kamis (18/2) kemarin di Gor Pangsuma Pontianak.
Meski menang 3 set langsung, STMIK memenangi pertandingan dengan kerja keras. Sepanjang pertandingan kedua tim terus melakukan saling balas dengan smash keras untuk memperoleh poin, pukulan tipuan sering kali terbaca oleh pemain lawan.
STMIK yang diunggulkan sejak set pertama langsung menyerang dengan pukulan-pukulan keras untuk meraih poin. Pada set pertama Akper Ketapang hanya selisih 5 poin dengan STMIK, itupun terjadi karena kesalahan pada awal set pertama. Akper ketinggalan 5 angka disebabkan karena masih adaptasi dengan lapangan. Setelah ketinggalan 5 angka Akper yang juga punya pengalaman karena sering meraih juara di tingkat Akper, baik se-Kalbar atau Kabupaten, terus menerus memanfaatkan peluang sehingga kedua tim sama-sama silih berganti untuk meraih poin. Tak disangka, ketertinggalan 5 angka itu hingga berakhir sampai set pertama usai. Set pertama berakhir dengan 25-20 untuk kemenangan STMIK.
Di set kedua, STMIK lebih keras lagi untuk menang. Perlawanan Akper Ketapang semakin menyusahkan STMIK untuk meraih poin. Spike keras menjadi jalan terakhir kedua tim untuk menambah angka. Akper sejak awal set kedua selalu menempel ketat perolehan angka STMIK, bahkan Akper sempat memimpin angka pada kedudukan 18-15. Namun setelah kedudukan itu Akper sempat 4 kali melakukan kesalahan sendiri. Pertama Akper salah posisi pemain, gagal menyeberangkan smash dan dua kali mengembalikan bola lemah dari STMIK. Dan kemudian STMIK melakukan 2 kali smash keras sehingga STMIK membalikkan keadaan dengan unggul 18-21. Menyadari kesalahannya, pemain Akper kembali menguasai pertandingan dan sempat match poin terlebih dahulu dengan skor 24-21.
Meski telah macth poin, STMIK tak menurunkan tempo permainannya, alhasil STMIK mampu menyamakan kedudukan sehingga memaksa duice. Duice terjadi sampai terjadi 4 kali, pada angka 24, 25, 26 dan 27. Akper mampu unggul terlebih dahulu selama 4 kali duice, namun di duice terakhir Akper harus mengakui ketangguhan STMIK karena mampu unggul 2 angka lebih dulu lewat smash keras dan kesalahan pemain Akper yang melakukan smash jatuh di luar lapangan, sehingga set kedua kembali dimenangi STMIK dengan angka 29-27. Skor 2-0.
Di set ketiga, Akper masih cukup tangguh bagi STMIK untuk dikelabuhi dengan mudah. Terjadi kejar mengejar angka sampai pada angka 18-17 (18 Akper), yang kemudian STMIK berhasil meraih 5 angka berturut-turut melalui 2 kali smash keras, 1 kali blok dan tipuan serta spike pemain Akper gagal, dengan 5 angka berturut-turut itu STMIK unggul 22-18. Akper berusaha mengejar namun hanya mampu menambah 3 angka yang kemudian pemain STMIK berhasil menyelasaikan set ketiga dengan skor 25-21 dan STMIK menang atas Akper dengan skor 3-0.
Waldi Hariadi official tim volly STMIK mengakui sangat puas dengan kemenangan yang baru ditorehkan oleh pemainnya. Namun ia juga mengakui perlawanan Akper sangat bagus sehingga memaksa pemain STMIK terus menerus harus melakukan spike untuk meraih poin.
“Kalau spike kedua tim imbang, hanya saja Akper sedikit ada celah di blok, di situlah kesempatan kami meraih poin,” ungkapnya usai pertandingan kemarin.
Dengan kemenangan 3 kali dan berpeluang menjadi runner up group B bersama STKIP B, Akper Dharma Insan dan Fakultas Teknik Untan, Waldi menargetkan timnya yang diperkuat oleh Agus, Ismail, Kadafi, Suryadi, Agus Apandi, Wendi, Hendra dan Isra mampu masuk ke delapan besar pada turnamen IBV PM tahun ini.
Senin, 19 April 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar