SMAN 8 6 – 1 SMA Muhammadiyah 1 B
Oleh: Ubay KPI
Punggawa, pelatih dan seluruh supporter SMAN 8 Pontianak bahagia karena timnya telah lolos ke-8 besar setelah melewati partai 16 besar kemarin. SMAN 8 menundukkan SMA Muhammadiyah 1 B dengan skor telak 6:1.
Kedua tim tersebut merupakan sama-sama favorit juara dalam setiap tunamen futsal. Namun pada turnamen kali ini salah satunya bertemu di 16 besar dan salah satunya harus menerima dengan hasil pertandingan dan mengakui pada pemenangnnya.
6 gol SMAN 8 Pontianak diciptakan oleh Syahril pada menit 2 dan 6. Oka menit 4, 9 dan 12, dan De’nu menit 8.
Pada pertandingan kemarin SMAN 8 Pontianak Vs SMA Muhammadiyah 1 B pertandingan sangat menegangkan karena kedua tim sama kuat, pada babak pertama SMAN 8 Pontianak dikejutkan dengan gol cepat Fajar pemain SMA Muhammadiyah yang memanfaatkan umpan dari Dian pada menit 2 sehingga SMA Muhammadiyah unggul lebih dulu, namun pada satu menit SMAN 8 membalasnya melalui Syahril dengan skill individunya ia melewati 3 pemin belakang SMA Muhammadiyah dan sekaligus penjaga gawangnya Dwi.
Setelah skor imbang 1-1, SMAN 8 tampil lebih percaya diri dengan kombinasi kerjasama tim SMAN 8 menguasai jalannya pertandingan, SMA Muhammadiyah selalu tertekan bahkan jarang sekali melakukan serangan meskipun sesekali menyerang namun serangannya selalu kandas sampai batas pertahanan SMAN 8.
Penguasaan bola SMAN 8 sampai pada babak kedua, hingga sampai akhirnya SMAN 8 menang 6-1.
“Dengan kemenangan ini kami berharap punya peluang untuk masuk ke 4 besar, kami tidak muluk-muluk dalam menargetkan, akan tetapi kami akan berusaha untuk mempertahankan nama baik kami dalam turnamen futsal,” kata Hasbi, pelatih SMAN 8, saat dikonfirmasi mengenai hasil kemenangannya.
Kekalahan SMA Muhammadiyah diakui oleh pelatihnya bahwa dalam pertandingan anak-anaknya kurang dalam melakukan kerja sama tim. serta pemainnya terlalu jauh dalam menjaga lawan sehingga lawan dengan leluasa dan punya kesempatan untuk melakukan shooting.
“Kami akui, anak-anak saya lihat kurang dalam kerja sama tim. Dan juga anak-anak kadang terlalu jauh dalam menempel lawan sehingga lawan punya kesempatan untuk melakukan tendangan ke gawang,” kata Agus Budi pelatih SMA Muhammadiyah 1 B Pontianak saat diwawancarai setelah pertandingan.
Kamis, 15 April 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar