Bhayangkari A: Butuh Perjuangan Untuk Pertahankan Juara
Oleh: Ubay KPI
Tidak mudah untuk mempertahankan gelar juara. Butuh perjuangan yang berat untuk dapat kembali mengulang sejarah seperti tahun lalu yakni menjadi juara pada Justitia Futsal 8.
Itulah yang dialami tim futsal Bhayangkari. Pada laga kemarin, Bhayangkari A sempat ditahan imbang 1-1 oleh SMA Sungai Ambawang, pada babak pertama. Malah, pada awal babak kedua, tim ini sempat ketinggalan 1 gol (1-2), sebelum akhirnya membalik keadaan menjadi 6-2.
Tim Bhayangkari A masih diperkuat oleh pemain intinya yang rata-rata juga bermain di klub futsal, seperti Diaz kapten Bhayangkari (klub Bank Kalbar), Miftah penjaga gawang dan Pompy (klub 3 Lion), Randa dan Bujang (klub Safani).
Target utama Bhayangkari adalah mempertahankan juara tahun lalu. Dengan target itu mereka harus bekerja keras dan semaksimal mungkin. Diaz kapten tim Bhayangkari mengatakan kalau hanya mengandalkan kualitas pemain tanpa kerja keras dan menjaga kekompakan ia tidak yakin mampu mempertahankan gelar. Namun, sampai pertandingan kedua ini ia melihat untuk kerja sama dan semangat juang kawan-kawannya masih nampak. Dan bila ini tetap sampai akhir nanti ia yakin dapat mengulangi kejayaan yakni menjadi juara kembali.
“Target utama kami adalah mempertahankan juara, meskipun untuk itu sangat tidak mudah. Namun kami akan mencari cara dan berjuang semaksimal mungkin untuk target ini,” kata Diaz usai pertandingan kemarin.
Ia juga berharap demi suksesnya target Bhayangkari mengharapkan dukungan penuh kepada dewan guru Bhayangkari, kepala sekolah serta siswa Bhayangkari untuk mensupport mereka baik dukungan saat pertandingan atau lainnya.
“Kami mengharapkan kepada guru dan kepala sekolah serta kawan-kawan untuk tetap mensupport supaya kami bisa juara kembali,” ujarnya.
Dan ia juga mengucapkan terima kasih kepada guru dan kepala sekolah yang telah memberikan perhatiannya baik waktu dan pendanaan untuk futsal Bhayangkari.
Sabtu, 10 April 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar