Jumbo Latihan Bersama Erkatude
Oleh: Ubay KPI
Minggu (1/3) FC Jumbo menjalani latihan bersama dengan Erkatude di lapangan Sultan Syarif Abdurrahman Pontianak.
Jumbo yang ditukangi oleh Adi Thamrin mantan pemain Persipon Pontianak dan Sugiarto yang menukangi Erkatude selain sama-sama pelatih, keduanya juga sebagai Pembina di Sekolah Sepak Bola (SSB) Khatulistiwa sehingga meski timnya sama-sama ikut dalam Liga U-21 mereka tetap menjalin hubungan yang harmonis.
Menurut Adi Thamrin, latihan bersama antara Jumbo FC dan Erkatude sudah dijalaninya sejak dua pekan yang lalu. Dengan tujuan disamping untuk persiapan di Liga U-21 juga agar antar pemain Jumbo FC dan pemain Erkatude sama-sama kenal dan berbagi kemampuan dan kebersamaan antara satu sama lain di antara pemain.
“Yang jelas latihan bersama ini agar setiap pemain saling mengenal dan apabila mereka bertemu dalam pertandingan ketika terjadi benturan mereka tidak saling ngotot dan tetap sportif,” ungkap Adi saat ditemui usai latihan.
Senada dengan apa yang dikatakan oleh pelatih Gagak Hitam (Erkatude) Sugiarto, bahwa latihan bersama selain untuk mempererat hubungan mereka meskipun beda klub, mengingat pemain Erkatude dan Jumbo ada yang dipanggil oleh PSSI Kota Pontianak untuk mengikuti TC. “Mereka yang dipanggil selain berlatih bersama PSSI Kota Pontianak kami juga membantu meningkatkan skill mereka dengan latihan bersama ini,” ujar Sugiarto.
Selain itu, menurut Adi kegiatan ini juga untuk mencari bibit generasi ke depan dalam klub. Namun yang lebih penting adalah untuk persiapan Porprov.
Dalam latihan ini, kedua tim juga dibimbing untuk dapat menjaga kebersamaan baik antar pemain atau wasit dalam pertandingan. Seperti banyak terjadi, pemain selalu menyalahkan keputusan wasit bila dianggap merugikan timnya. Mereka diberi pemahaman tentang masalah itu dan lainnya.
“Sering kali wasit disalahkan oleh pemain, wasit juga manusia tetap ada kesalahan. Kesalahan itu ‘kan milik manusia,” ungkap Adi Thmarin dengan serius.
Disinggung tentang adanya pemain yang dipanggil dalam tubuh Jumbo FC oleh pengurus PSSI Kota Pontianak untuk menjalani TC berjalan, Adi mengharapkan 4 pemain yang dipanggil dapat lolos dari seleksi dan bisa memperkuat tim Kota Pontianak di Porprov nanti.
“Melihat kemampuan mereka yang dipanggil oleh pelatih sepak bola Kota Pontianak saya yakin mereka akan lolos dan menjadi skuad tim Persipon di Porprov nanti,” kata Adi.
“Kami harapkan juga mereka dapat bergabung di Persipon karena saya lihat kualitas mereka memang lebih,” harap Adi Thamrin.
Selasa, 20 April 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar